Ketua Umum FRIC Presisi Polri Imbau Pemudik Arus Balik Waspada di Jalur Gentong Tasikmalaya

faktor kondisi fisik pengemudi juga menjadi perhatian utama. Pengendara diimbau untuk tidak memaksakan diri apabila merasa lelah atau mengantuk.

Idul Fitri10 Dilihat

Polrifastrespon.com | akarta, – Dalam rangka menjaga keselamatan dan kelancaran arus balik Lebaran tahun 2026, Ketua Umum Fast Respon Indonesia Center (FRIC) Presisi Polri, H. Dian Surahman, kembali menyampaikan imbauan tegas kepada seluruh pengguna jalan, khususnya para pemudik yang melintasi jalur Gentong, Tasikmalaya.

Dalam keterangannya, beliau menegaskan bahwa jalur Gentong merupakan salah satu titik rawan dengan karakteristik medan jalan yang cukup ekstrem. Kondisi jalan yang didominasi oleh turunan panjang dan curam, tanjakan terjal, serta kelokan tajam yang berbahaya, menuntut kewaspadaan ekstra dari setiap pengendara.

“Jalur Gentong dikenal sebagai salah satu jalur dengan tingkat kerawanan tinggi. Oleh karena itu, kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya para pemudik arus balik, agar selalu berhati-hati, menjaga konsentrasi, serta tidak lengah dalam berkendara,” tegas H. Dian Surahman.

Lebih lanjut, beliau juga menekankan pentingnya melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi kendaraan sebelum melanjutkan perjalanan. Bagian-bagian vital seperti sistem pengereman, kondisi ban, mesin, serta sistem kemudi harus dipastikan dalam keadaan prima guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di tengah perjalanan.

Selain itu, faktor kondisi fisik pengemudi juga menjadi perhatian utama. Pengendara diimbau untuk tidak memaksakan diri apabila merasa lelah atau mengantuk. Manfaatkan rest area atau tempat istirahat terdekat guna memulihkan kondisi tubuh sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

Tidak hanya kepada masyarakat, H. Dian Surahman juga memberikan penegasan khusus kepada seluruh anggota FRIC yang sedang bertugas di lapangan, terutama yang berada di sekitar pos pengamanan (Pospam) Polri. Ia mengingatkan agar seluruh personel FRIC selalu berhati-hati dalam menjalankan tugas, menjaga kesehatan, serta mengedepankan keselamatan pribadi selama bertugas.

Seluruh anggota FRIC juga diwajibkan untuk mematuhi setiap arahan dan instruksi dari anggota Polri yang bertugas di wilayah masing-masing, sebagai bentuk sinergitas dan soliditas dalam mendukung pengamanan arus balik Lebaran. Kehadiran FRIC harus mampu menjadi mitra yang profesional, disiplin, serta responsif dalam membantu tugas-tugas kepolisian di lapangan.

“Anggota FRIC harus tetap disiplin, patuh terhadap komando petugas Polri di lapangan, serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Sinergi yang baik antara FRIC dan Polri adalah kunci utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.

FRIC sebagai mitra strategis Polri dalam mendukung program Presisi, terus berperan aktif dalam memantau perkembangan arus balik serta memberikan edukasi kepada masyarakat demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

Dengan meningkatnya volume kendaraan pada arus balik Lebaran, sinergi antara masyarakat, aparat kepolisian, serta relawan menjadi faktor penting dalam menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.

FRIC juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan bantuan serta mendukung penuh tugas-tugas kepolisian, khususnya dalam pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran tahun 2026.(Red)

banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.