Polrifastrespon.com | Jakarta, – Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif selama bulan suci Ramadan, Humas Polri mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para generasi muda, untuk tidak melakukan aktivitas balap liar yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Sebagaimana diketahui, Ramadan merupakan bulan penuh berkah yang seharusnya diisi dengan kegiatan ibadah, memperbanyak doa, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan kualitas diri.
Ketenteraman dan kekhusyukan suasana Ramadan menjadi tanggung jawab bersama untuk dijaga. Namun demikian, masih terdapat sebagian pihak yang memanfaatkan waktu menjelang sahur maupun setelah salat tarawih untuk melakukan aksi balap liar di jalan raya.
Balap liar bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga sangat membahayakan keselamatan pengendara, penonton, maupun pengguna jalan lainnya. Aksi tersebut berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas, korban jiwa, kerusakan fasilitas umum, hingga gangguan ketertiban masyarakat.
Selain itu, kegiatan balap liar sering kali disertai penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis, yang menimbulkan kebisingan dan mengganggu kenyamanan warga yang sedang beristirahat maupun beribadah.
Melalui rilis ini, Polri menegaskan bahwa tindakan balap liar akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penegakan hukum akan dilakukan secara tegas dan humanis demi menciptakan rasa aman bagi seluruh masyarakat.
Langkah-langkah preventif dan preemtif juga terus dilakukan melalui patroli rutin, edukasi keselamatan berlalu lintas, serta sinergi dengan pemerintah daerah dan elemen masyarakat.
Polri juga mengajak para orang tua untuk turut berperan aktif dalam mengawasi dan membimbing putra-putrinya agar tidak terlibat dalam aktivitas yang membahayakan tersebut. Edukasi tentang keselamatan berlalu lintas, kedisiplinan, dan tanggung jawab sosial sangat penting untuk membentuk karakter generasi muda yang tertib dan berintegritas.
Ramadan adalah momentum untuk memperbaiki diri, meningkatkan keimanan, serta memperkuat kepedulian terhadap sesama. Jangan sampai satu malam yang seharusnya dipenuhi doa dan ibadah berubah menjadi duka dan penyesalan akibat tindakan yang tidak bertanggung jawab. Keselamatan adalah prioritas utama, dan ketenangan masyarakat adalah hal yang harus dijaga bersama.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, mari kita wujudkan Ramadan yang aman, damai, dan penuh keberkahan. Hindari balap liar, patuhi peraturan lalu lintas, serta jadilah pelopor keselamatan di jalan raya.
Ini disampaikan sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci Ramadan. Semoga Ramadan tahun ini membawa kedamaian dan kebaikan bagi kita semua.
(HUMAS)



