Hari Ini, Helikopter Polri Evakuasi 2 Jenazah, 114 Korban KM Virgo Transport 8 Telah Ditemukan

Proses evakuasi dilakukan menggunakan metode hoist dengan Basket Life dengan tetap mempertimbangkan keselamatan personel. Saat pelaksanaan evakuasi, kondisi angin dari arah tenggara mencapai 35–40 knots.

Berita21 Dilihat

Polrifastrespon.com | BANJARMASIN – Polri kembali memperkuat operasi kemanusiaan pencarian dan evakuasi korban KM Virgo Transport 8 dengan mengerahkan helikopter Dauphin AS 365 N3/P-3103 untuk mengevakuasi dua jenazah yang ditemukan dalam operasi SAR gabungan, Selasa (15/9/2026).

Helikopter yang berangkat dari Syamsuddin Noor Banjarmasin pada pukul 10.08 WITA tersebut menuju lokasi Tugboat TCP 205, dengan posisi radial 213° dan berjarak sekitar 80 NM dari Banjarmasin. Setelah menempuh penerbangan sekitar 45 menit, kru tiba di lokasi dan melakukan evakuasi terhadap dua jenazah yang berada di atas barge yang ditarik Tugboat TCP 205.

Proses evakuasi dilakukan menggunakan metode hoist dengan Basket Life dengan tetap mempertimbangkan keselamatan personel. Saat pelaksanaan evakuasi, kondisi angin dari arah tenggara mencapai 35–40 knots.

Kedua jenazah berhasil dievakuasi ke Syamsuddin Noor untuk selanjutnya mendapatkan penanganan dan proses identifikasi oleh DVI Polri. Evakuasi kemudian dilanjutkan dengan dukungan personel DVI Polri bersama ambulans Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Misi penerbangan berlangsung pada pukul 10.08 hingga 12.08 WITA dan berjalan aman serta lancar. Seluruh kru helikopter dalam kondisi aman dan sehat. Setelah pelaksanaan misi, Dokkes Polda Kalsel melakukan disinfeksi terhadap helikopter dan kru.

Kru helikopter Dauphin AS 365 N3/P-3103 terdiri dari:

* Captain Pilot: KBP Agus Herli S., S.E., M.M.
* Co-Pilot: KOMPOL Asep Saepudin, A.Md.
* Rescue/Hoist Operator: AIPDA Dani Bagus
* Rescue/Hoist Operator: AIPDA Ponco Hermanto

UPDATE DATA KORBAN

Berdasarkan update data korban KM Virgo Transport 8 dari Posko Opsnalmed, pada Selasa, 15 September 2026 pukul 11.30 WIB, berdasarkan informasi dari Kabiddokkes Polda Kalsel, Karumkit Bhayangkara Banjarmasin, Kasubbid Dokpol, dan KBO Polairud Polda Kalsel, telah dikompulir data sebagai berikut:

* Jumlah manifes: 243 orang
* Jumlah korban yang ditemukan: 114 orang
* Jumlah korban dirawat: 16 orang
* Jumlah korban pulang: 92 orang
* Jumlah meninggal dunia (MD): 6 orang
* Teridentifikasi: 2 orang
* Proses identifikasi: 4 orang
* Jumlah korban dalam pencarian: 129 orang

Data tersebut menjadi perkembangan terbaru penanganan korban KM Virgo Transport 8 yang terus diperbarui melalui Posko Opsnalmed Polda Kalimantan Selatan.

KM Virgo Transport 8 diketahui berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin dan dilaporkan hilang kontak pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 02.05 WITA.

POLRI BANTU BASARNAS DARI LAUT DAN UDARA

Dalam operasi SAR yang dikoordinasikan oleh Basarnas tersebut, Polri terus memberikan dukungan melalui kekuatan laut dan udara bersama seluruh unsur SAR.

Dukungan dari unsur laut antara lain dilakukan KP Laksmana-7012 dengan klasifikasi A3 yang berada sekitar 80 NM dari lokasi kejadian. Kapal diberangkatkan dari Banjar Raya pada Minggu (13/9/2026) pukul 15.45 WITA.

KP Laksmana-7012 sempat lego jangkar pada pukul 20.00 WITA karena kondisi gelombang yang kurang bersahabat dan kembali melanjutkan perjalanan pada Senin (14/9/2026) pukul 03.00 WITA.

Kapal tiba di sekitar posisi terakhir KM Virgo Transport 8 pada pukul 07.54 WITA, yakni pada koordinat S 4°32’538” / E 114°01’967”, sekitar 5 NM dari koordinat tenggelamnya kapal.

Pencarian kemudian diperluas ke arah Kalimantan Tengah pada pukul 09.08 WITA dan kapal kembali pada pukul 16.00 WITA. Namun, hasil pencarian saat itu masih nihil.

Kondisi gelombang di lokasi berkisar 1,5–2 meter, dengan kecepatan angin 25–35 knots.

Sementara itu, KP Ibis-6001 dengan klasifikasi B1 yang berada sekitar 103 NM dari lokasi kejadian diberangkatkan dari Bulog Kuala Kapuas pada Senin (14/9/2026) pukul 03.00 WITA, dengan membawa 5 personel Ditpolairud Polda Kalimantan Tengah sebagai bagian dari unsur kru/personel kapal dalam operasi SAR.

Pada pukul 09.00 WITA, KP Ibis-6001 melakukan penyisiran ke arah utara di sekitar koordinat 03°49’228’’S – 114°18’009’’E. Karena kondisi gelombang yang kurang bersahabat, kapal kemudian kembali dan sandar di Banjar Raya pada pukul 17.00 WITA untuk melakukan pengisian kembali kebutuhan operasional.

Saat pencarian, tinggi gelombang mencapai sekitar 2–2,5 meter, dengan kecepatan angin 25–35 knots.

POLRI TERUS DUKUNG OPERASI KEMANUSIAAN

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Dr. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., mengatakan Polri terus membantu Basarnas dalam operasi kemanusiaan KM Virgo Transport 8 dengan mengerahkan kekuatan yang dimiliki, baik dari unsur laut maupun udara.

“Polri terus membantu Basarnas dalam operasi kemanusiaan KM Virgo Transport 8. Setiap informasi mengenai korban yang ditemukan segera ditindaklanjuti dengan dukungan yang diperlukan, termasuk melalui kekuatan udara untuk membantu proses evakuasi.” ujarnya.

“Ini adalah kerja bersama seluruh unsur SAR. Polri akan terus memberikan dukungan sampai dengan proses pencarian, evakuasi, penanganan, dan identifikasi korban, dengan tetap mengutamakan keselamatan personel,” pungkasnya.

Polri memastikan dukungan terhadap operasi SAR akan terus dilakukan sesuai kebutuhan di lapangan. Pencarian terhadap 129 orang yang masih dalam pencarian terus dilanjutkan bersama seluruh unsur SAR.

Bagi keluarga korban maupun masyarakat yang membutuhkan informasi terkait perkembangan penanganan KM Virgo Transport 8, dapat menghubungi Posko Polri melalui Call Center 110.

banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.