Kapolri Tegaskan Profesionalisme Penanganan Aksi Unjuk Rasa dan Berikan Apresiasi kepada Personel Berprestasi

Kapolri menegaskan bahwa sikap tersebut merupakan contoh nyata sosok anggota Polri yang diharapkan dalam menghadapi situasi yang berpotensi memicu eskalasi konflik.

Apresiasi13 Dilihat

Polrifastrespon.com | Jakarta – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menegaskan pentingnya profesionalisme, ketenangan, dan pengendalian diri dalam setiap pelaksanaan tugas, khususnya dalam penanganan aksi unjuk rasa.

Penegasan tersebut disampaikan Kapolri saat memperlihatkan dan meninjau film dokumentasi penanganan aksi unjuk rasa yang memperlihatkan salah satu anggota Polri tetap bersikap tenang meskipun mendapat makian dan provokasi dari massa. Dalam tayangan tersebut, anggota yang bersangkutan tidak terpancing emosi dan tetap menjalankan tugasnya secara humanis serta sesuai prosedur.

Kapolri menegaskan bahwa sikap tersebut merupakan contoh nyata sosok anggota Polri yang diharapkan dalam menghadapi situasi yang berpotensi memicu eskalasi konflik.
“Itu adalah sosok-sosok yang kita harapkan dalam menangani kasus-kasus seperti ini. Tetap tenang, tidak terpancing, dan mengedepankan pendekatan yang humanis,” tegas Kapolri.

Menurut beliau, pengendalian diri merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Profesionalisme anggota di lapangan bukan hanya mencerminkan kualitas individu, tetapi juga marwah institusi Polri secara keseluruhan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga menyinggung kejadian di Polres Tual, di mana Kapolres Tual sempat mengalami insiden terkena anak panah saat menjalankan tugas pengamanan. Meski mengalami luka dan berjalan dengan kondisi kaki yang terpincang-pincang, Kapolres tetap turun langsung ke lapangan untuk memastikan situasi tetap terkendali.

Kapolri menyampaikan rasa hormat dan penghargaan yang tinggi atas dedikasi serta keberanian tersebut.
“Sebagai pimpinan, saya sangat menghargai anak-anak buah yang tetap melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab, meskipun dalam kondisi yang tidak mudah,” ujar Kapolri dengan tegas.

Beliau menilai bahwa kepemimpinan yang memberi teladan di lapangan merupakan wujud nyata komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Dalam arahannya, Kapolri juga memberikan penegasan kepada seluruh Kapolda agar lebih aktif memperhatikan dan melaporkan anggota-anggota yang menunjukkan dedikasi, integritas, serta kinerja luar biasa di lapangan.

Kapolri menegaskan bahwa setiap anggota yang dinilai berprestasi atau menunjukkan keteladanan harus segera dilaporkan kepada pimpinan untuk mendapatkan perhatian dan penghargaan yang layak.
“Kalau ada anak buah atau rekan-rekan yang dipandang baik dan menunjukkan kinerja luar biasa, segera laporkan ke Kapolri,” tegasnya.

Kapolri bahkan secara langsung menunjuk Asisten SDM (ASSDM) untuk melakukan pengecekan terhadap anggota yang tetap tenang meski dimaki-maki dalam tayangan tersebut. Ia memerintahkan agar dilakukan peninjauan terhadap riwayat pendidikan dan pengembangan karier anggota tersebut.

Apabila yang bersangkutan belum mengikuti pendidikan pengembangan, Kapolri memerintahkan agar segera diberikan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan profesionalismenya.

Sementara itu, untuk Kapolres Tual yang tetap menjalankan tugas meski dalam kondisi terluka, Kapolri menyampaikan agar diberikan perhatian khusus dalam bentuk promosi jabatan sebagai wujud apresiasi institusi atas loyalitas dan keberaniannya.

Penegasan Kapolri ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan dalam membangun sumber daya manusia Polri yang profesional, modern, dan terpercaya. Penghargaan terhadap anggota yang berprestasi diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kapolri menekankan bahwa keberhasilan institusi Polri tidak terlepas dari dedikasi para anggota di lapangan. Oleh karena itu, setiap bentuk keteladanan dan pengorbanan tidak boleh luput dari perhatian pimpinan.

Dengan arahan tegas ini, diharapkan seluruh jajaran Polda dan Polres di Indonesia semakin memperkuat soliditas, profesionalisme, serta komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat secara humanis dan berkeadilan.

(Humas)

banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.