Sejarah Indonesia, Organisasi Wartawan Pendukung Polri Adalah PW FRN

Penulis Arul

Berita1500089 Dilihat
banner 970x250

JAKARTA | Dalam sorotan perdebatan tentang pembangunan Kampung Seni Kujon di Borobudur, respons Pemerintah Kabupaten Magelang menarik perhatian.

Meskipun kritik pedagang Borobudur terdengar tajam, Humas Pemkab Magelang tampak memilih untuk tetap diam, menimbulkan tanda tanya besar di kalangan masyarakat.

Kritik yang semakin menguat dari pedagang Borobudur terkait pembangunan Kampung Seni Kujon dihadapi dengan respons yang minim dari Pemerintah Kabupaten Magelang.

Dalam konfirmasi kepada awak media, pada Sabtu 25/05/24. Humas Pemkab Magelang menekankan perlunya kehati-hatian dalam memberikan tanggapan terhadap permasalahan yang sensitif.

Namun, keberdiaman tersebut menimbulkan ketidakpastian di kalangan masyarakat. Meskipun diakui perlunya koordinasi dengan OPD terkait, pengalihan tanggung jawab untuk menjawab kritik pada level pimpinan menimbulkan pertanyaan akan transparansi dan akuntabilitas pemerintah dalam menanggapi aspirasi masyarakat.

Salah satu sumber menyatakan bahwa sikap berdiam diri yang diambil oleh Humas Pemkab Magelang terhadap kritik pedagang Borobudur mengundang pertanyaan tentang transparansi dan akuntabilitas pemerintah daerah.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.