FRIC Garda Terdepan Bela Polri , Apresiasi Polri Presisi , Kecam Aksi Demo Ujar Kebencian

Ketua Umum Fast Respon Indonesia Center H. Dian Surahman didampingi Sekjen H. Deden Hardening menegaskan " Fast Respon Indonesia Center akan menjadi garda terdepan membela Polri selagi Presisi.

Berita39 Dilihat

Polrifastrespon.com | FRIC.
Hujatan terhadap Polri tak henti henti nya sampai saat ini , jika dikupas sejarah, Polri hingga kini , apakah kita pungkiri , kenyamanan , pelayanan yang dilakukan oleh Polri untuk Rakyat dan negara

Ketua Umum Fast Respon Indonesia Center H. Dian Surahman didampingi Sekjen H. Deden Hardening menegaskan ” Fast Respon Indonesia Center akan menjadi garda terdepan membela Polri selagi Presisi

Dan beberapa hari ini melihat trend dimediasi sosial adanya aksi unjuk rasa di Depan Mabes Polri oleh kelompok mahasiswa yang menghina dan menghujat polri bertugas pengamanan

Namun anggota Polri dengan tenang dan sabar serta humanis menyikapi aksi demo tersebut , tidak tersulut emosi , sehingga mendapat apresiasi dari Kapolri

Adanya pelaku penghujat ternyata bukan dari mahasiswa , terbukti dari investigasi lapangan hanya orang bayaran

FRIC mengecam akan aksi yang merusak nilai HAM seharusnya menyampaikan aspirasi melalui unjuk rasa dengan aman dan tertib bukan anarkis apalagi adanya menghina

Larangan saat unjuk rasa di Indonesia:
*Tidak membawa senjata*: Senjata api, tajam, atau benda lainnya yang dapat membahayakan.

*Tidak merusak fasilitas umum*: Tidak merusak properti publik atau swasta.

*Tidak memblokir jalan*: Tidak memblokir jalan atau mengganggu lalu lintas.

*Tidak melakukan kekerasan*: Tidak melakukan kekerasan fisik atau verbal terhadap orang lain.

*Tidak menyebarkan ujaran kebencian*: Tidak menyebarkan ujaran kebencian atau provokasi.

*Tidak menggunakan atribut terlarang*: Tidak menggunakan atribut yang terkait dengan organisasi terlarang.

*Mengikuti instruksi pihak kepolisian*: Mengikuti instruksi pihak kepolisian untuk memastikan keamanan dan ketertiban.

Pastikan untuk mematuhi aturan-aturan tersebut untuk menghindari masalah dengan pihak berwajib

Sampaikan dengan etika dan tertib agar tercapai maksud tujuan dari unjuk rasa tersebut bukan menjadi provokasi menyulut ujar Kebencian ” tegas Ketum FRIC

banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.