KETUM FRIC H. DIAN SURAHMAN: JANGAN JADIKAN PROGRAM PRESIDEN SEBAGAI LADANG KORUPSI, TINDAK TEGAS PELAKUNYA.!!!

Berani bermain-main dengan program presiden yang pro rakyat maka terima konsekuensi nya.

Berita11 Dilihat

Polrifastrespon.com | Jakarta, 14 Juni 2026 – Ketua Umum Fast Respon Indonesia Center (FRIC), H. Dian Surahman, menyampaikan kecaman keras terhadap setiap oknum yang memanfaatkan program-program pemerintah untuk kepentingan pribadi melalui praktik korupsi. Menurutnya, berbagai program yang digagas Presiden merupakan upaya nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempercepat pembangunan nasional, sehingga tidak boleh dicederai oleh tindakan segelintir pihak yang hanya mencari keuntungan pribadi.

H. Dian Surahman menegaskan bahwa dirinya bersama seluruh jajaran FRIC mendukung penuh berbagai program strategis pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat, memperkuat ekonomi nasional, serta mendorong kemajuan bangsa. Namun, dukungan tersebut harus dibarengi dengan pengawasan yang ketat agar pelaksanaannya berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.

“Pada prinsipnya kami sangat mendukung program-program Presiden yang pro rakyat. Program tersebut dibuat untuk kepentingan masyarakat dan kemajuan bangsa. Namun saya mengutuk keras siapa pun yang mencoba menjadikan program pemerintah sebagai ajang korupsi, penyimpangan anggaran, atau memperkaya diri sendiri,” tegas H. Dian Surahman.

Menurutnya, praktik korupsi bukan hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga merampas hak masyarakat yang seharusnya menerima manfaat dari program tersebut. Korupsi juga dapat menghambat pembangunan dan merusak kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Ketua Umum FRIC meminta aparat penegak hukum untuk bertindak tegas terhadap siapa saja yang terbukti melakukan penyimpangan, tanpa melihat jabatan, status sosial, maupun kedekatan politik.

“Jika ada oknum yang melenceng dari tujuan program pemerintah, proses secara hukum dan tindak tegas tanpa pandang bulu. Jangan ada perlindungan terhadap pelaku korupsi. Negara harus hadir memberikan efek jera agar tidak ada lagi pihak yang berani mempermainkan uang rakyat,” ujarnya.

H. Dian Surahman juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif mengawasi pelaksanaan program pemerintah di berbagai daerah. Menurutnya, pengawasan publik merupakan salah satu benteng penting dalam mencegah terjadinya penyimpangan dan penyalahgunaan anggaran.

FRIC, lanjutnya, siap mendukung upaya pemerintah dan aparat penegak hukum dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Organisasi yang dipimpinnya berkomitmen untuk terus menjadi bagian dari kontrol sosial yang konstruktif demi menjaga agar setiap program pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

“Jangan biarkan program yang baik ternodai oleh ulah segelintir oknum. Koruptor adalah pengkhianat rakyat. Mereka yang mencuri uang negara sesungguhnya telah merampas hak masyarakat. Karena itu, hukum harus ditegakkan secara tegas dan berkeadilan,” pungkas H. Dian Surahman.

Pernyataan tersebut sejalan dengan sikap H. Dian Surahman yang selama ini mendorong penegakan hukum yang konsisten, transparan, dan tidak tebang pilih dalam mendukung keberhasilan program pemerintah serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi negara.

(***)

banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.