Ngeri Sulteng Darurat TPPO…!* (Tindak Pidana Perdagangan Orang)

Semoga ini bisa jadi perhatian khusus oleh pihak terkait agar segera terselesaikan dan tidak ada lagi korban berikut nya.

TPPO16 Dilihat
banner 970x250

SULTENG _ Dalam keterangan nya YAHDI BASMA SH mengatakan bahwa di sulteng sedang darurat TPPO yang mana kami telah mendapatkan pengaduan atau laporan dari korban nya langsung.
Semoga ini bisa jadi perhatian khusus oleh pihak terkait agar segera terselesaikan dan tidak ada lagi korban berikut nya.

Kami siarkan info ini agar *ada tindakan cepat pihak Otoritas Pekerja Migran* di Pemerintahan Pusat dan Daerah Sulawesi Tengah.

Setelah beberapa hari sebelumnya, *13 Mei 2024* kami berhasil bantu seorang warga Jl. Tombolotutu, Talise Valangguni, Palu, Sulteng, lari dari rumah tampungan Agen Naker (tanpa info nama Perusahaan resmi) di Surabaya, atas nama *AR*, saat ini sudah bersama keluarga nya di Palu atas bantuan teman² Aktivis 98 di Jakarta.

Pagi ini, *Kamis 16 Mei 2024*, kami kembali dapat Laporan Warga, bahwa saat ini, *pagi ini,* ada 2 (dua) orang Warga *Desa Guntarano, Kecamatan Tanambulava, Kabupaten Donggala,* Sulawesi Tengah, atas nama *Rn & Sr*, ibu muda usia 23-27 tahun, sedang berada di Bandara Soekarno-Hatta, Banten, hendak lepas landas menuju Saudi Arabia.

Kenapa baru pagi ini info masuk ke Palu via sesama temannya Calon Pekerja Migran yg “berhasil” lari kemarin? Karena kedua perempuan Desa Guntarano tsb tdk ikut melarikan diri seperti yg dilakukan *AR*, sembari alat komunikasi mereka ditutup.

Kami kutip deteksi dari pihak Pemerintah Pusat melalui Deputi II Kemenkopolhukam RI *setahun lalu* yang disampaikan luas ke media :

_“Diperlukan upaya pencegahan besar-besaran dan berkelanjutan, termasuk upaya edukasi. Diperlukan juga kesadaran yang sifatnya nasional, karena kasus TPPO sudah masuk dalam tahap darurat. Indonesia ini darurat TPPO”_

Maka seharusnya peringatan Deputi II ini dikerjakan serius oleh Pemerintah Daerah, termasuk Sulawesi Tengah.

Maka tepat jika kami bersikap :

1. bahwa saat ini, Sulawesi Tengah Darurat TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang);

2. siang ini, kami lakukan LP ke Mapolda Sulteng membersamai Korban yang Lolos kemarin 13/5 dari rumah tampungan Agen “Ilegal” tersebut;

3. Sekiranya ada tindakan cepat pihak Otoritas agar 2 (dua) warga Donggala yg disebutkan di atas, saat ini prepare take-off dari Bandara Soetta, Banten, *bisa segera digagalkan*.

Demikian. Palu, 15 Mei 2024, pkl 07.30 Wita

TTD

*Yahdi Basma, SH.*
(Aktivis’98 Sulteng, Kuasa Hukum Korban TPPO)
*Julianer, SH.*
(Direktur LBH Sulteng)

_Kepada pihak yg butuh info detil, kami kirimkan Identitas Korban TPPO dimaksud secara japri WA._

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.